Konsep Dasar
TCP/IP dan subnetting
Apa itu
TCP/IP, mengapa anda harus menuliskan IP address 192.168.1.1 dan mengapa juga
harus ada subnet mask 255.255.255.0?
Pertanyaan-pertanyaan yang akan sedikit dijelaskan pada
kali ini
1.1. Apa dan
siapa TCP/IP
Bila dua
komputer atau lebih dihubungkan sehingga membentuk sebuah jaringan, berarti
telah terjadi komunikasi antar peralatan. Masalahnya bagaimana
peralatan-peralatan tersebut dapat berkomunikasi? Atau pertanyaan yang sama
“Bagaimana agar orang batak dengan orang jawa dapat berkomunikasi?”, ya benar
dengan bahasa Indonesia.
Bahasa
Indonesia disini diposisikan sebagai aturan yang dapat ditaati bersama oleh
kedua belah pihak. Jadi sama hal nya dalam dunia jaringan diperlukan sekumpulan
aturan yang mengatur komunikasi data antar peralatan-peralatan tersebut.
Aturan
ini dalam bahasa jaringan dikenal dengan istilah protokol, salah
satu standar untuk mengatur komunikasi data antar komputer dalam sebuah jarigan
adalah protokol TCP/IP. Jaringan dapat berupa LAN, MAN, WAN atau INTERNET.
Dengan
protokol TCP/IP memungkinkan komputer dari berbagai vendor, berbeda sistem
operasinya dapat saling berkomunikasi satu sama lain membentuk sebuah jaringan
komunikasi.
1.2. Mengenal IP
address
IP
address atau alamat IP ibarat sebuah tanda pengenal bagi komputer atau
peralatan lain yang terhubung ke jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP
address merupakan sekumpulan biner 32 bit yang terbagi menjadi 4 bagian dimana
setiap bagiannya terdiri atas 8 bit [octat] dan dipisahkan dengan tanda titik
atau selengkapnya dirangkum sebagai berikut:
xxxxxxxx . xxxxxxxx
. xxxxxxxx . xxxxxxxx
Octat 1 Octat 2 Octat 3 Octat 4
Huruf x tersebut dapat diganti dengan angka 1 dan 0 misal
11000000 . 10101000 . 00000001. Setiap octat pada IP address tersusun dari
sekelompok bialangan desimal 128, 64, 32, 16, 8, 4, 2, dan 1 atau dapat
dirumuskan.
Biner
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
255
|
Desimal
|
128
|
64
|
32
|
16
|
8
|
4
|
2
|
1
|
