10,000 Totally Free Cursors at CursorNation.com - No Download Necessary!

Sabtu, 16 Maret 2013

Konsep Dasar TCP/IP dan sebnetting



Konsep Dasar TCP/IP dan subnetting
            Apa itu TCP/IP, mengapa anda harus menuliskan IP address 192.168.1.1 dan mengapa juga harus ada subnet mask 255.255.255.0?
Pertanyaan-pertanyaan yang akan sedikit dijelaskan pada kali ini
1.1. Apa dan siapa TCP/IP
            Bila dua komputer atau lebih dihubungkan sehingga membentuk sebuah jaringan, berarti telah terjadi komunikasi antar peralatan. Masalahnya bagaimana peralatan-peralatan tersebut dapat berkomunikasi? Atau pertanyaan yang sama “Bagaimana agar orang batak dengan orang jawa dapat berkomunikasi?”, ya benar dengan bahasa Indonesia.
            Bahasa Indonesia disini diposisikan sebagai aturan yang dapat ditaati bersama oleh kedua belah pihak. Jadi sama hal nya dalam dunia jaringan diperlukan sekumpulan aturan yang mengatur komunikasi data antar peralatan-peralatan tersebut.
            Aturan ini dalam bahasa jaringan dikenal dengan istilah protokol, salah satu standar untuk mengatur komunikasi data antar komputer dalam sebuah jarigan adalah protokol TCP/IP. Jaringan dapat berupa LAN, MAN, WAN atau INTERNET.
            Dengan protokol TCP/IP memungkinkan komputer dari berbagai vendor, berbeda sistem operasinya dapat saling berkomunikasi satu sama lain membentuk sebuah jaringan komunikasi.

1.2. Mengenal IP address
            IP address atau alamat IP ibarat sebuah tanda pengenal bagi komputer atau peralatan lain yang terhubung ke jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address merupakan sekumpulan biner 32 bit yang terbagi menjadi 4 bagian dimana setiap bagiannya terdiri atas 8 bit [octat] dan dipisahkan dengan tanda titik atau selengkapnya dirangkum sebagai berikut:
xxxxxxxx . xxxxxxxx . xxxxxxxx . xxxxxxxx
Octat 1      Octat 2      Octat 3     Octat 4
Huruf x tersebut dapat diganti dengan angka 1 dan 0 misal 11000000 . 10101000 . 00000001. Setiap octat pada IP address tersusun dari sekelompok bialangan desimal 128, 64, 32, 16, 8, 4, 2, dan 1 atau dapat dirumuskan.
Biner
1
1
1
1
1
1
1
1
255
Desimal
128
64
32
16
8
4
2
1